Showing posts with label Soal Uji Kompetensi Gizi 2019. Show all posts
Showing posts with label Soal Uji Kompetensi Gizi 2019. Show all posts

Thursday, September 26, 2019

Latihan Soal Uji Kompetensi Gizi Indonesia pdf Beserta Jawaban Edisi 43

Latihan Soal Uji Kompetensi Gizi Indonesia pdf Beserta Jawaban Edisi 43


Dibawah ini telah kami siapkan contoh latihan soal Uji Kompetensi (UKOM) bagi Tenaga Gizi baik Akademi Gizi, Ahli Madya Gizi, Sarjana Terapan Gizi, Nutritionist, atau Ahli Gizi, ahli gizi yang berkualitas seperti sarjana tingkat 1 di Ilmu Pangan, Kesehatan Masyarakat, Pangan dan Gizi, atau Teknologi Pangan Edisi ke 3 Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan. Selamat belajar yaa


Latihan Soal Uji Kompetensi Gizi Indonesia pdf Beserta Jawaban Edisi 43

Hai sahabat ukom-gizi.blogspot.com yang ada semuanya. Berikut ini kami telah menyiapkan sebuah contoh soal Uji Kompetensi atau UKOM Tenaga Gizi baik D3 Gizi maupun S1 Gizi yang disertai jawaban lengkap. Semangat belajarnya ya, semoga ulus UKOM semuanya


Soal

1. Laporan dalam tabel sebagai berikut

No  Contoh yang di uji Media Pertumbuhan mikroba Kolega
1 Telunjuk tangan belum dicuci Nutrient agar + + +
2 Jari tengah dicuci tanpa sabun Nutrient agar + + +
3 Jari manis dicuci dengan sabun Nutrient agar + + +

Pertanyaan soal
Apakah perilaku penjamah makanan diatas?

Pilihan jawaban
A. Tidak cuci tangan
B. Cuci tangan pakai air mengalir
C. Cuci tangan pakai air dan sabun
D. Cuci tangan pakai air dan sabun selama 20 detik
E. Cuci tangan pakai anti septic

Kunci jawaban : A. Tidak cuci tangan
Referensi : Obin Rochmawan, Sumber Kontaminasi dan teknik sanitasi, Depdiknas Jakarta, 2001.



2. Setiap tempat pembuatan makanan untuk umum dituntut melindungi kesehatan konsumen dari makanan terkontaminasi oleh penjamah, ruang pengolahan, alat masak dan bahan makanan. Untuk itu perlu uji kontaminasi.

Pertanyaan
Metode apakah untuk ambil sempel kontaminan udara ruang pengolahan

Pilihan jawaban
A. Metode cawan terbuka
B. Metode Rodac
C. Metode bilas
D. Metode oles atau (Swab)
E. Metode ractal swab

Kunci jawaban : A. Metode cawan terbuka
Referensi : Obin Rochmawan, Sumber Kontaminasi dan teknik sanitasi, Depdiknas Jakarta, 2001.



3. Semakin lengkap komposisi kimia atau gizi dari suatu bahan pangan, maka bahan pangan akan semakin mudah mengalami kerusakan. Faktor yang mempengaruhi terjadinya kerusakan bahan pangan adalah..

A. Aw
B. Suhu
C. Oksigen
D. Ph
E. Semua benar

Kunci jawaban : A. Blanching dan perendaman larutan garam



4. Browning pada makanan dapat terjadi secara kimia dan enzimatik. Secara kimia terjadi reaksi Maillard, sedangkan secara enzimatik terjadi karena adanya aktifitas enzim. Cara yang tepat untuk menghindari browning pada sayuran dapat dilakukan dengan...

A. Blanching dan perendaman larutan garam
B. Perendaman air kapur
C. Pendinginan
D. Blanching saja
E. Semua salah

Kunci jawaban : A. Blanching dan perendaman larutan garam


Sumber : Gudang soal latihan UKOM Tenaga Gizi Indonesia 

Note : Silahkan baca Latihan dan Contoh Soal Uji KOmpetensi Gizi ke website : https://ukom-kesmas.blogspot.com

Baikalh teman-teman sahabat semuanya, mungkin cukup sekian dulu perjumpaan kita kali ini. Semoga artikel kami dengan judul yaitu Latihan Soal Uji Kompetensi Gizi Indonesia pdf Beserta Jawaban Edisi 43 dapat membatu teman-teman dalam belajar dan berlatih serta menjawab soal Uji Kompetensi atau UKOM Ahli Gizi S1 maupun D3 Tenaga Gizi. Terimakasih atas kunjungannysa, sampai jumpa lagi ya teman-teman.

Wednesday, September 25, 2019

Contoh Soal Teoritis (Diet) Ilmu Gizi Edisi 42

Contoh Soal Teoritis (Diet) Ilmu Gizi Edisi 42


Dibawah ini telah kami siapkan contoh latihan soal Uji Kompetensi (UKOM) bagi Tenaga Gizi baik Akademi Gizi, Ahli Madya Gizi, Sarjana Terapan Gizi, Nutritionist, atau Ahli Gizi, ahli gizi yang berkualitas seperti sarjana tingkat 1 di Ilmu Pangan, Kesehatan Masyarakat, Pangan dan Gizi, atau Teknologi Pangan Edisi ke 42 Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan. Selamat belajar yaa


Contoh Soal Teoritis (Diet) Ilmu Gizi Edisi 42

Hai semuanya, kembali lagi ukom-gizi.blogspot.com memberikan sebuah latihan soal-soal untuk teman-teman semuanya, berikut ini kami sajikan sebuah latihan soal teoritis mengenai Ilmu gizi tentang diet


1. Pada tahap transisi pemberian protein sebesar ?

a. 1- 2 gram/BB
b. 2 - 3 gram/BB
c. 1- 1,5 gram/BB
d. 3 – 4 gram /BB

Jawaban : b. 2 - 3 gram/BB



2. Berat badan pada penderita KEP sulit meningkat dikarenakan ?

a. Infeksi,sehingga penyerapan makanan tidak sempurna
b. Bawaan orang tua
c. Sosial ekonomi keluarga
d. Asupan yang kurang

Jawaban : a. Infeksi,sehingga penyerapan makanan tidak sempurna



3. Diet pada pasien gagal ginjal adalah, kecuali

a. Rendah Protein
b. Rendah Garam
c. Rendah Kalium
d. Rendah Purin

Jawaban : d. Rendah Purin



4. Bahan makanan yang tidak boleh diberikan untuak pasien gagal ginjal adalah

a. Bayam
b. Wortel
c. Labu cina
d. Gambas / Onyong

Jawaban : a. Bayam


Sumber : Gudang soal latihan UKOM Tenaga Gizi Indonesia 


Note : Silahkan baca Latihan dan Contoh Soal Uji Kompetensi Gizi ke website : https://ukom-kesmas.blogspot.com

Baiklah teman-teman semuanya,s emoga artikel kami dengan judul yaitu Contoh Soal Teoritis (Diet) Ilmu Gizi Edisi 42 dapat membatu dan juga bermanfaat bagi teman-teman Gizi Indonesia semuanya. Sampai jumpa dengan edisi soal gizi berikutnya yaa.

Monday, September 23, 2019

Contoh Soal Gizi Diet Edisi 41

Contoh Soal Gizi Diet Edisi 41


Dibawah ini telah kami siapkan contoh latihan soal Uji Kompetensi (UKOM) bagi Tenaga Gizi baik Akademi Gizi, Ahli Madya Gizi, Sarjana Terapan Gizi, Nutritionist, atau Ahli Gizi, ahli gizi yang berkualitas seperti sarjana tingkat 1 di Ilmu Pangan, Kesehatan Masyarakat, Pangan dan Gizi, atau Teknologi Pangan Edisi ke 41 Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan. Selamat belajar yaa


Contoh Soal Gizi Diet Edisi 41

Hai sahabat ukom-gizi.blogspot.com. Berikut ini kami siapkan sebuah materi secara teoritis mengenai Soal Gizi Diet secara teoritis untuk teman-teman semuanya. Semangat yaa


1. Diet untuk penderita hemoroid, diare berat, obs tipasispatik dan pra bedah saluran cerna adalah

a. rendah sisa
b. tinggi serat
c. tinggi sisa
d. diet lambung

Jawaban : a. rendah sisa



2. Contoh makanan rendah sisa…

a. Susu
b. pure kentang
c. jagung
d. rendang daging

Jawaban : b. pure kentang



3. Diet Rendah Garam II untuk penyakit hipertensi diberikan Na sebesar?

a. 400 – 600 mg
b. 200 – 400 mg
c. 1000 – 1200 mg
d. 100 – 200 mg

Jawaban : a. 400 – 600 mg



4. Tahapan pemberian diet pada pasien KEP ?

a. Stabilisasi, Transisi, Rehabilitasi
b. Preventif, Kuratif
c. Preventif, Transisi, Rehabilitasi
d. Stabilisai, Transisi, Kuratif

Jawaban : a. Stabilisasi, Transisi, Rehabilitasi


Sumber : Gudang soal latihan UKOM Tenaga Gizi Indonesia

Demikianlah artikel dari kami diatas ini, Semoga artikel dengan judul yaitu Contoh Soal Gizi Diet Edisi 41 dapat membatu serta bermanfaat bagi teman-teman gizi semuanya. Terimakasih atas kunjungannya, terus belajar dan berlatih soal-saoldari sini yaa.

Sunday, September 22, 2019

Latihan Soal Gizi Dasar pdf Edisi 40 (Diagnosa, Intervensi, NCP, Evaluasi)

Latihan Soal Gizi Dasar pdf Edisi 40 (Diagnosa, Intervensi, NCP, Evaluasi)


Dibawah ini telah kami siapkan contoh latihan soal Uji Kompetensi (UKOM) bagi Tenaga Gizi baik Akademi Gizi, Ahli Madya Gizi, Sarjana Terapan Gizi, Nutritionist, atau Ahli Gizi, ahli gizi yang berkualitas seperti sarjana tingkat 1 di Ilmu Pangan, Kesehatan Masyarakat, Pangan dan Gizi, atau Teknologi Pangan Edisi ke 40 Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan. Selamat belajar yaa


Latihan Soal Gizi Dasar pdf Edisi 40 (Diagnosa, Intervensi, NCP, Evaluasi)

Hai sahabat ukom-gizi.blogspot.com semuanya. Berikut ini kami menyiapkan sebuah latihan soal ilmu gizi mengenai Gizi dasar secara teoritis yang disertai kunci jawabannya. Selamat belajar ya


1. Diagnosa gizi terdiri dari …

a. Problem, Etiology, Symptoms
b. Problem, Evaluasi, Intervensi
c. Proses, Edukasi, Survelaince
d. Proses, Etiology, Symtoms

Jawaban : a. Problem, Etiology, Symptoms



2. Intervensi gizi mengacu pada …

a. Diagnosa gizi
b. Pengkajian gizi
c. Assement
d. Edukasi

Jawaban : a. Diagnosa gizi




3. Dalam NCP (Nutrition Care Procces), kolom intervensi gizi hal yang harus tulis adalah, kecuali

a. Prinsip diet
b. Syarat Diet
c. Jenis diet
d. Anthropometri

Jawaban : d. Anthropometri



4. Hal yang perlu dicatat dalam monitoring evaluasi adalah …

a. Anthropometri
b. Alergi / Pantangan
c. Sosial Ekonomi
d. Riwayat Penyakit Dahulu

Jawaban : a. Anthropometri


Sumber : Gudang soal latihan UKOM Tenaga Gizi Indonesia

Baiklah teman-teman semuanya, semoga artikel kami dengan judul yaitu Latihan Soal Gizi Dasar pdf Edisi 40 (Diagnosa, Intervensi, NCP, Evaluasi) dapat bermanfaat serta membantu teman-teman dalam ujian kopetensi maupun ujian saringan masuk tenaga gizi yang diperlukan di instansi kesehatan seperti rumah sakit. Terimakasih atas kunjungannya, sampai jumpa lagi yaa dengan edisi soal berikutnya.

Friday, September 20, 2019

Contoh Soal Gizi Klinik Beserta Jawaban Edisi 39

Contoh Soal Gizi Klinik Beserta Jawaban Edisi 39


Dibawah ini telah kami siapkan contoh latihan soal Uji Kompetensi (UKOM) bagi Tenaga Gizi baik Akademi Gizi, Ahli Madya Gizi, Sarjana Terapan Gizi, Nutritionist, atau Ahli Gizi, ahli gizi yang berkualitas seperti sarjana tingkat 1 di Ilmu Pangan, Kesehatan Masyarakat, Pangan dan Gizi, atau Teknologi Pangan Edisi ke 39 Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan. Selamat belajar yaa


Contoh Soal Gizi Klinik Beserta Jawaban Edisi 39

Hai semuanya, kali ini ukom-gizi.blogspot.com akan menampilkan sebuah latihan soal ilmu gizi klinik edisi ke 39 yang disertai unci jawabannya. Semoga artikel latihan soal ini dapat berguna bagi teman-teman gizi Indonesia semuanya


1. Langkah pertama dalam pemberian pelayanan makanan rawat inap adalah …

a. Diagnosa
b. Assesment
c. Konsultasi
d. Monitoring Evaluasi

Jawaban : b. Assesment



2. Assesment itu terdiri dari, kecuali

a. Antropometri
b. Biokimia
c. Monitoring Evaluasi
d. Dietary

Jawaban : c. Monitoring Evaluasi




3. Acuan ahli gizi dalam mengidentifikasi masalah gizi adalah…

a. Assement
b. Terapi diet
c. Evaluasi
d. Kebiasaan

Jawaban : a. Assement



4. Sedangkan acuan ahli gizi dalam menentukan diagnosa gizi adalah …

a. Intervensi Gizi
b. Identifikasi Masalah
c. Monitoring Evaluasi
d. Keluhan Pasien

Jawaban : b. Identifikasi Masalah


Sumber : Gudang soal latihan UKOM Tenaga Gizi Indonesia

Baiklah teman-teman semuanya mungkin cukup sekian dulu pertemuan kita hari ini.Semoga artikel kami diatas dengan judul Contoh Soal Gizi Klinik Beserta Jawaban Edisi 39 dapat bermanfaat dan membatu teman-teman gizi semuanya dalam berlatih dan belajar soal-soal UKOM dan soal rekrutment. Terimakasih atas kunjungannya, sampai ketemu lagi ya.

Thursday, September 19, 2019

Latihan Soal UKOM Gizi Beserta Jawaban Edisi 38

Latihan Soal UKOM Gizi Beserta Jawaban Edisi 38


Dibawah ini telah kami siapkan contoh latihan soal Uji Kompetensi (UKOM) bagi Tenaga Gizi baik Akademi Gizi, Ahli Madya Gizi, Sarjana Terapan Gizi, Nutritionist, atau Ahli Gizi, ahli gizi yang berkualitas seperti sarjana tingkat 1 di Ilmu Pangan, Kesehatan Masyarakat, Pangan dan Gizi, atau Teknologi Pangan Edisi ke 38 Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan. Selamat belajar yaa


Latihan Soal UKOM Gizi Beserta Jawaban Edisi 38

Hai teman-teman semuanya, kali ini kembali lagi ukom-gizi.blogspot.com hadir untuk memberikan latihan soal-soal untuk teman-teman semuanya. Berikut ini kami siapkan 4 buah latihan soal Uji Kompetensi Gizi yang disertai kunci jawabannya. Selamat belajar yaa


1. Dalam KLB keracunan setelah makan nasi goreng diketahuio penyebabnya adalah bacilus cereus 350 juta per gram nasi, untuk pencegahan perlu pengawasan nasi goreng adanya bacilus cereus.

Pertanyaan soal
Media agar apakah yang digunakan untuk pemeriksaan bacilus cereus pada nasi goreng?

Pilihan jawaban
A. Manitol eggyolk polimikxin (MYP) agar
B. Mac con kay agar
C. Bismuth sulfit agar
D. Selenite cystine broth
E. Clostridium selective agar

Kunci jawaban : A. Manitol eggyolk polimikxin (MYP) agar
Referensi : Depkes RI, Petunjuk pemeriksaan Mikro biologi alat masak dan makan, BLK, Jakarta 1991.



2. Dari pemeriksaan angka kuman specimen alat makan diperoleh jumlah koloni yang tumbuh pada petridish: control 1 koloni, pengeceran 10-1= 370 koloni, pengenceran 10-2 = 200 koloni, pengeceran 10-3 = 151 koloni, pengenceran 10-4= 15 koloni, pengenceran 10-5= 3 koloni, pengenceran 10-6= 0 koloni. Angka kuman dihitung = 66,367 /cm2 permukaan alat makan. Tiap alat makan diusap 5 kali dari 256 cm2 permukaan.

Pertanyaan soal
Mengapa angka kuman permukaan alat makan dihitung tidak lebih dari 66,367 /cm2.?

Pilihan jawaban
A. Menghitung jumlah koloni yang tumbuh tiap petridish
B. Jumlah koloni yang meragukan dihitung 1
C. Bila jumlah koloni pada control lebih 10, pemerisaan harus diulang
D. Koloni hanya dihitung pada petridish dengan jumlah 30-300.
E. Jumlah koloni masing-masing petridish dikurangi koloni pada control

Kunci jawaban : D. Koloni hanya dihitung pada petridish dengan jumlah 30-300.
Referensi : Depkes RI, Petunjuk pemeriksaan Mikro biologi alat masak dan makan, BLK, Jakarta 1991.




3. Gambar : Penentuan umur simpan bagso berdasarkan parameter sensori (bau, warna, rasa, tektus dengan skala 0-5 dan skor batas kritis skor sensori 50 %)

Pertanyaan soal
Uji sensori bakso oleh seorang panelis ahli dimana
A, Bakso sebelum disanitasikan
B, C, D bakso disanitasikan suhu 800C selama 15 menit air rebusan,
Berapa banyak sampel bakso diperlukan;

Pilihan jawaban
A. 16 bakso
B. 32 bakso
C. 48 bakso
D. 64 bakso
E. 4 bakso

Kunci jawaban : D. 64 bakso
Referensi : Heni Rerawati, Penentuan Umur Simpan Produk pangan, Balai Pengkajian Teknologi Pertanian, Jateng2008.



4. Tabel berikut laporan percobaan pencucian botol

Pertanyaan soal
Apakah maksud pencucian wadah botol susu yang memenuhi syarat diatas?

Pilihan jawaban
A. Washing, Ricing, Desinfecion
B. Scraping, Flushing, Toweling
C. Scraping, Flushing, Sanitizing
D. Flushing, Toweling, Rising
E. Rinsing, Sanitizing, Toweling

Kunci jawaban : A. Washing, Ricing, Desinfecion
Referensi : Depkes RI, modul kursus penyehatan makan bagi pengusaha makanan , Jakarta 1991.


Demikianlah artikel dari kami diatas. Semoga artikel dari ukom-gizi.blogspot.com dengan judul yaitu Latihan Soal UKOM Gizi Beserta Jawaban Edisi 38 dapat bermanfaat untuk teman-teman semuanya. Terimakasih telah berkunjung disini, sampai ketemu lagi ya dengan edisi soal gizi lainnya.

Tuesday, September 17, 2019

Contoh Soal Ujian Kompetensi D3 Gizi dan Ahli Gizi Edisi 37

Contoh Soal Ujian Kompetensi D3 Gizi dan Ahli Gizi Edisi 37


Dibawah ini telah kami siapkan contoh latihan soal Uji Kompetensi (UKOM) bagi Tenaga Gizi baik Akademi Gizi, Ahli Madya Gizi, Sarjana Terapan Gizi, Nutritionist, atau Ahli Gizi, ahli gizi yang berkualitas seperti sarjana tingkat 1 di Ilmu Pangan, Kesehatan Masyarakat, Pangan dan Gizi, atau Teknologi Pangan Edisi ke 37 Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan. Selamat belajar yaa


Contoh Soal Ujian Kompetensi D3 Gizi dan Ahli Gizi Edisi 37

Hai semuanya, kali ini ukom-gizi.blogspot.com hadir kembali utuk teman-teman tenaga gizi semuanya. Seperti biasanya kita akan terus berlatih soal-saol Uji Kompetensi (UKOM) tenaga gizi baik D3 Gizi maupun S1 Gizi. Berikut terdapat 4 buah soal UKOM gizi disertai kunci jawaban. Selamat belajar yaa


1. Kebersihan tangan penjamak makanan merupakan sumber kontaminan untuk itu perlu pengamatan mikroba tangan pekerja.

Pertanyaan soal
Media agar apakah yang digunakan untuk pengamatan E-coli tangan.

Pilihan jawaban
A. Media nutrien agar
B. Media vogel Johnson agar
C. Media eosine methyline blue agar
D. Potato dextrose agar
E. Plate count agar

Kunci jawaban: C. Media eosine methyline blue agar
Referensi : Depkes RI, Pengujian sampel makanan dan minuman, Jakarta. 2003



2. Jeroan daging ungas umum menjadi penyebab infeksi salmonella. Karena tercampurnya antara yang mentah dengan yang masak selama penanganan di dapur, sehingga menimbulkan kejadian luar biasa.

Pertanyaan soal
Bagaimana upaya untuk mengurangi risiko salmonelosis dari penjamah?

Pilihan jawaban
A. Mencegah kontaminasi
B. Pembersihan bahan mentah
C. Pemasakan dengan baik
D. Refrigerasi
E. Menghilangkan carrier

Kunci jawaban: E. Menghilangkan carrier
Referensi : Betty Sri Laksmi Jenie, Sanitasi dalam industri pangan, PAU-Pangan dan gizi, IPB, 1987




3. Dua jam setelah makan pastel isi ayam, 40 dari 139 tamu sakit. Investigasi menemukan staphylococcus aureus di peroleh dari isi pastel identik dengan dari hidung penjamah.

Pertanyaan soal
Bagaimana upaya untuk mengurangi resiko keracunan staphylococcus aureus pada dagung isi paste?l

Pilihan jawaban
A. Pemanasan daging 1000C selama 30 menit
B. Penerapan standar hgiene pemotong ayam
C. Menggunakan penjepit daging masak
D. Menyimpan dingin daging masak
E. Mematikan staphylococcus aureus suhu 600C selama 10 menit

Kunci jawaban: A. Pemanasan daging 1000C selama 30 menit
Referensi : PM Gaman, Ilmu pangan, Gajah madya Universiti press, F.T.P- UGM, 1992



4. Lima KLB terjadi dirumah makan, menimpa 13 pelangan nasi goreng. Semuanya muntah 1-6 jam setelah makan dan 8 diantaranya diare. Investigasi ditemukan bacilus cereus dalam tinja penderita dan nasi goreng. 1 sample nasi mengandung 350 juta bacilus cereus per gram.

Pertanyaan soal
Bagaimana upaya untuk mengurangi resiko keracunan bacilus cereus dari kebiasaan menanak nasi di dapur

Pilihan jawaban
A. Sajian dari beras, saus tepung jagung harus didinginkan cepat.
B. Nasi dipanaskan cepat dan sempurna lalu disajikan cepat
C. Nasi untuk digoreng ditanak dulu pada hari sebelumnya lalu diangin-anginkan semalam pada suhu kamar.
D. Nasi untuk digoreng ditanak dulu pada hari sebelumnya lalu disimpen semalam pada suhu 70C
E. Menambah sisa nasi dari penanakan sebelumnya kepenanakan nasi yang baru

Kunci jawaban: D. Nasi untuk digoreng ditanak dulu pada hari sebelumnya lalu disimpen semalam pada suhu 70C
Referensi : Ronal F cichy, Sanitation Management, educational institute of the American hotel and Motel association, 1987



Demikianlah artike dari kami diatas yang singkat dan padat. Kami harap Contoh Soal Ujian Kompetensi D3 Gizi dan Ahli Gizi Edisi 37 pdc doc dapat membatu dan bermanfaat bagi teman-teman semuanya untuk lulus Uji Kompetensi Gizi dan Ahli Gizi 2019 /2020. Terimakasih telah berkunjung diisni, ayo ajak teman-teman lainnya belajar dan berlatih soal-soal Kasus Gizi dari blog ukom-gizi.blogspot.com ini dan ramaikan blog ini untuk belajar latihan soal bersama-sama, sampai jumpa lagi ya dengan latihan soal kasus gizi lainnya.

Monday, September 16, 2019

Contoh Soal Tenaga Gizi (Konsultasi Gizi) Edisi 36

Contoh Soal Tenaga Gizi (Konsultasi Gizi) Edisi 36


Dibawah ini telah kami siapkan contoh latihan soal Uji Kompetensi (UKOM) bagi Tenaga Gizi baik Akademi Gizi, Ahli Madya Gizi, Sarjana Terapan Gizi, Nutritionist, atau Ahli Gizi, ahli gizi yang berkualitas seperti sarjana tingkat 1 di Ilmu Pangan, Kesehatan Masyarakat, Pangan dan Gizi, atau Teknologi Pangan Edisi ke 36 Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan. Selamat belajar yaa


Conoh Soal Tenaga Gizi (Konsultasi Gizi) Edisi 36

Helo semuanya, kali ini ukom-gizi.blogspot.com akan menyajikan latihan soal gizi berupa contoh soal dibidang Konsultasi Gizi secara Teoritis dan dasar. Jangan lupa share dan ajak teman-teman tenaga gizi lainnya belajar latihan soal dari blog kita ini ya


1. Hal yang tidak boleh ditanyakan dalam konsultasi gizi, kecuali …

a. Keluhan Pasien
b. Keadaan sosial ekonomi pasien
c. Data keluarga
d. Riwayat pribadi pasien

Jawaban : d. Riwayat pribadi pasien



2. Pasien diabetes, merasa tidak mampu dalam mengatur menu makanan, yang harus dianjurkan oleh seorang ahli gizi adalah …

a. Memberikan contoh menu sehari
b. Memberitahu makanan yang boleh dan tidak boleh di makan
c. Memberi saran agar pasien bersedia tepat waktu makan
d. Memberi anjuran diet makan yang tepat

Jawaban : a. Memberikan contoh menu sehari




3. Pada anak obesitas, merasa tidak mampu dalam mengendalikan porsi makannya, yang dianjurkan ahli gizi adalah, kecuali …

a. Menyarankan aktivitas olahraga
b. Menyarankan makan porsi sedikit, tapi sering (kalori mencukupi)
c. Menyarankan banyak makan sayuran
d. Menyarankan hindari makanan yang banyak mengandung lemak jenuh.

Jawaban : a. Menyarankan aktivitas olahraga



4. Waktu maksimal dalam konsultasi adalah …

a. 5 – 1 0 menit
b. 10 – 15 menit
c. 15 – 25 menit
d. 20 – 30 menit

Jawaban : b. 10 – 15 menit




Note : Silahkan baca Latihan dan Contoh Soal Uji Kompetensi Gizi ke website : https://ukom-kesmas.blogspot.com

Baiklah teman-teman semuanya, mungkin cukup sekian dulu pertemuan kita hari ini. Semoga artikel dari ukom-gizi.blogspot.com dengan judul yaitu Contoh Soal Tenaga Gizi (Konsultasi Gizi) Edisi 36 dapat bermanfaat serta membatu teman-teman semuanya. Terimakasih telah berkunjung, sampai ketemu lagi ya untuk soal-soal latihan kita berkutnya.